Kamis, 07 Juli 2011

Kopi Luwak Tanpa Hewan Luwak

Kopi luwak yang proses alaminya melalui fermentasi dalam tubuh (perut) luwak sekarang sudah bisa diproduksi tanpa menggunakan hewan luwak. Hasil penelitian dari Ali Budhi, Warih, dan Maliki dari  Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati (SITH) ITB yang diberi nama Kopi Luwak Zimobiotik, berhasil membuat kopi luwak di dalam fermentor terkontrol (ex-situ, di luar buh luwak). Prinsip kerja fermentor ini adalah pemimikan proses reaksi enzimatis dan fermentasi microbial yang terjadi alami di dalam saluran pencernaan hewan luwak.
Kopi Luwak - Civet Coffe - tanpa Luwak
"Produk ini memiliki beberapa keunggulan dibandingkan dengan cara konvensional, antara lain hasil produksi dalam skala besar, kualitas produk terkontrol secara analitik, harga ekonomis dan tidak merusak kelestarian populasi hewan luwak di dalam." terang Ali Budhi.
Inovasi teknologi ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi kopi luwak serta berkontribusi dalam kelestarian musang luwak. Penelitian yang dibimbing oleh Dr. I Nyoman Aryantha ini berhasil membawa ITB meraih juara 1 dalam ajang Youth Agrotechnopreneurship Competition (YAC) 2010 yang digelar di Institut Pertanian Bogor pada bulan Oktober 2010. (sumber : link)

Minggu, 26 Juni 2011

Kopi Luwak Haram ?

Kopi luwak haram ? Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengumumkan fatwa yang menyatakan, kopi luwak HALAL setelah melalui proses pencucian. Diperbolehkan meminum, memproduksi, dan memperdagangkannya.
kopi luwak halal - fatwa mui
Hal ini disampaikan pada konferensi pers tanggal 20 Juni 2010, oleh Ketua MUI, KH Ma’ruf Amin yang mengatakan “Soal kopi luwak ini sudah kami bahas dan intinya HALAL.” di Gedung MUI, Jl. Proklamasi No. 51 Jakarta.
Dijelaskan Ma’ruf Amin, biji kopi luwak ini bersifat mutanajis atau terkena najis. Akan dinyatakan halal setelah melalui proses pencucian. Sebagaimana diketahui, proses memproduksi kopi luwak ini dimulai dari biji kopi yang ditelan oleh luwak, kemudian keluar bersamaan dengan faeces (kotoran). Biji kopi tersebut tetap utuh (tertutup kulit tanduk).
(sumber : Fatwa MUI tentang kopi luwak)

Kamis, 23 Juni 2011

Penelitian Kopi Luwak

Penelitian Kopi Luwak telah dilakukan oleh seorang saintis bernama Massimo Marcone dari University of Guelph in Ontario, Canada. Dia mempelajari mengapa kopi luwak bisa memiliki cita rasa enak dan khas.
Kopi Luwak - Civet Coffee
Kopi dan Luwak
Hasil penelitiannya menyimpulkan bahwa kopi yang di makan luwak di dalam perutnya akan difermentasi oleh enzim bernama Proteolytic. Enzim ini akan menguraikan protein yang ada dalam kopi menjadi lebih sederhana sehingga dapat menambah cita rasa yang tinggi.
Ternyata penelitian mengenai kopi luwak tidak sebatas terhadap rasanya. Paling tidak ada dua perusahaan yang melakukan penelitian untuk mencoba membuat kopi luwak tanpa menggunakan hewan luwak. Mereka mencoba membuat proses buatan di luar hewan luwak terhadap kopi. Dan hasilnya, rasa kopi luwak buatan tersebut mendekati aslinya. Kedua perusahaan tersebut adalah : Gainesville Florida firm, Coffee Primero dan Trung Nguyên Coffee Company di Vietnam. Dan mereka telah melisensikan hasil temuannya tersebut.

Kopi dan Kesehatan

Kopi dan kesehatan. Dalam jumlah yang tidak berlebihan (tidak lebih dari 2 gelas per hari) meminum kopi, termasuk kopi luwak, memiliki efek yang positif, antara lain :
Jual Kopi Luwak Raja
1. Mengurangi resiko penyakit Alzheimer
Penelitian ini didasarkan pada penelitian oleh :  Chu, YF, Yi-Fang; Brown, Peter H, Lyle, Barbara J, Chen, Yumin, Black, Richard M, Williams, Claire E, Lin, Yi-Ching, Hsu, Chih-Wei pada tahun 2009.

2. Mengurangi resiko penyakit Parkinson
Hasil penelitian : Benedetti M.D. et al., Smoking, alcohol, and coffee consumption preceding Parkinson’s disease, Neurology, 2000:55, 1350–1358.

3. Meningkatkan Kemampuan Cognitive
Hasil penelitian : Johnson-Kozlow, M., et al., Coffee Consumption and Cognitive Function among Older Adults, Am J Epidemiol 2002; 156:842–850

4. Sebagai bahan Analgesic (mengurangi rasa sakit)
Referensi : Headache Triggers, Caffeine. WebMD. June 2004.

5. Sebagai bahan Anti Oksidan
Kopi (termasuk kopi luwak) mengandung bahan Methylpyridinium yang merupakan bahan anti kanker. Referensi : COFFEE CAN PREVENT COLON CANCER. The Naked Scientists. BBC. 2003-10-19. (Wikipedia)

Rabu, 22 Juni 2011

Proses Pembuatan Kopi Luwak

Proses pembuatan kopi luwak cukup sederhana. Hanya memerlukan 2 bahan yaitu : biji kopi (coffee bean) dan hewan luwak. Prosesnya adalah sebagai berikut:

1. Pemetikan Kopi
Saat memetik, harus benar-benar dipilih kop yang matang di pohon, di tandai dengan warna merah pada kulit kopi.

jual kopi luwak asli lampung

2. Pelepasan Hewan Luwak
Biji kopi yang telah dipetik, dikumpulkan pada suatu tempat, kemudian hewan luwak dilepaskan di tempat tersebut agar memakan kopi. Tempat ini biasa tertutup, semacam kandang, agar luwak tidak pergi setelah memakan kopi.

kopi luwak kafe

Setelah itu tunggu hingga luwak mengeluarkan kotorannya. Dalam kotoran itu, luwak hanya mencerna kulit kopi, sedangkan biji kopi masih utuh. Inilah yang unik dari proses pembuatan kopi termahal di dunia ini, luwak hanya memilih kopi yang benar-benar matang sempurna, untuk kemudian difermentasi di dalam perutnya, dicerna kulitnya, dan dikeluarkan biji kopi dalam keadaan utuh melalui kotorannya.

3. Pembersihan
Proses selanjutnya adalah mengumpulkan kopi yang ada dalam kotoran luwak, dibersihkan, dan dijemur hingga kering sempurna.
coffee luwak kopi

Untuk selanjutnya, biji kopi yang telah kering bisa langsung di packing atau dilakukan proses selanjutnya seperti pemasakan dan penggilingan sehingga menjadi bubuk kopi yang siap diseduh.